BENGKULU, RBMEDIA.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan.
Faisal Abdul Aziz raih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu.
Faisal adalah anak pertama dari empat bersaudara.
Ia lahir di Kota Bengkulu pada 7 Mei 1974 dari pasangan H. Syukran Zainul dan Hj. Rosnawati (Almh).
“Alhamdulillah, perjuangan panjang ini akhirnya berbuah manis. Semoga bermanfaat bagi umat dan dunia pendidikan,” ungkap Faisal usai sidang.
Perjalanan Pendidikan
Faisal menempuh pendidikan dasar di SDN 40 Kota Bengkulu, lalu melanjutkan ke SMP Muhammadiyah 5, dan PGAN Bengkulu.
Studi Strata 1 ia jalani di Fakultas Tarbiyah UII Yogyakarta hingga lulus tahun 1998.
BACA JUGA: Dedy Edukasi Pedagang Pantai Panjang Ramah Wisatawan
Kemudian, ia melanjutkan S2 di IAIN Imam Bonjol Padang pada 2004.
Tahun 2021, ia menempuh studi S3 di UIN FAS Bengkulu Program Studi PAI, hingga akhirnya resmi menyandang gelar Doktor.
Keluarga dan Karier
Faisal menikah pada 2001 dengan Rinduhati, M.Pd., dan dikaruniai tiga anak: M. Fadhli al-Mahfuzh, M. Aqil asy-Syafiq, dan Halwa Naurah.
Kariernya banyak dihabiskan di dunia pendidikan.
Ia pernah memimpin MAN Seluma dan MAN 1 (Model) Kota Bengkulu.
BACA JUGA: 11 Guru Besar Ikut Penjaringan Rektor UINFAS 2026
Kini, Faisal mengabdi sebagai ASN pendidik di MAN 2 Kota Bengkulu.
Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi.
Di antaranya Muhammadiyah Bengkulu serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat provinsi dan kota.
Disertasi dan Sidang Promosi
Judul disertasinya adalah “Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua, Tingkat Pendapatan, dan Jenis Pekerjaan Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Anak pada Siswa MAN 2 Kota Bengkulu.”
Sidang promosi Doktor dilaksanakan pada Selasa, 23 September 2025 di Ruang Sidang Pascasarjana UIN FAS Bengkulu.
Sejumlah guru besar hadir sebagai penguji, termasuk Prof. Dr. KH. Zulkarnain, Prof. Dr. Andang Sunarto, dan Prof. Dr. H. Rohimin.
Inspirasi Generasi Muda
Keberhasilan Faisal menjadi motivasi bagi generasi muda Bengkulu.
Ia membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi bisa mengantarkan kesuksesan.








