BENGKULU, RBMEDIA.ID – Ekonomi Bengkulu tumbuh 4,99 persen pada triwulan II 2025.
Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan Sumatera yang sebesar 4,96 persen, meski masih di bawah nasional sebesar 5,12 persen.
Pertumbuhan ini menegaskan ketahanan ekonomi Bengkulu di tengah tantangan eksternal dan domestik.
Aktivitas ekonomi tetap bergerak kuat, terutama dari lapangan usaha pertanian, industri pengolahan, dan konstruksi.
Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
Dari sisi pengeluaran, ekonomi Bengkulu ditopang konsumsi rumah tangga.
BACA JUGA: Djamiri Chaniago Resmi Jadi Menko Polkam, Inilah Perjalanan Karirnya
Kenaikan ini dipicu pencairan gaji ke-13 ASN/PPPK serta meningkatnya belanja makanan, pendidikan, kesehatan, dan hotel-restoran.
Investasi juga menguat. Pembangunan infrastruktur yang mulai berjalan dan perluasan program peremajaan sawit rakyat (PSR) turut mendongkrak pertumbuhan.
Sebaliknya, konsumsi pemerintah masih terkontraksi akibat turunnya realisasi belanja.
Kinerja ekspor pun terbatas karena penurunan volume batu bara, karet, dan aktivitas di Pelabuhan Pulau Baai.
Meski begitu, kontraksi tertahan oleh meningkatnya ekspor antarwilayah dari pertanian dan industri pengolahan.
Pertanian dan Industri Jadi Motor Pertumbuhan
Lapangan usaha pertanian mencatat pertumbuhan solid.
Peningkatan produksi jagung, perluasan PSR, dan tingginya permintaan hewan kurban mendorong sektor ini.
Industri pengolahan juga menguat seiring naiknya produksi crude palm oil (CPO).
Lapangan usaha perdagangan ikut tumbuh. Kenaikan didorong kinerja pertanian, industri pengolahan, dan penjualan sepeda motor.
Di sisi lain, lapangan usaha pertambangan terkontraksi karena turunnya produksi batu bara dan emas.
Namun pelemahan tertahan oleh dorongan sektor konstruksi yang meningkatkan permintaan bahan galian.
Ketahanan Ekonomi Daerah
Pertumbuhan ekonomi Bengkulu triwulan II 2025 menunjukkan ketahanan daerah menghadapi tekanan global maupun domestik.
Dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, dan sektor pertanian menjadi modal penting untuk menjaga tren positif ke depan.
Informasi ini tercatat dalam Laporan Perekonomian Provinsi Bengkulu Agustus 2025 yang diterbitkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu.








