BENGKULU, RBMEDIA.ID – Aksi perampokan dengan modus agak lain kembali meresahkan warga Kabupaten Rejang Lebong.
Kali ini, pasangan suami istri (pasutri) di Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang, menjadi korban penyekapan setelah pintu pondok kebunnya diketuk kawanan rampok yang berpura-pura memberi kabar kecelakaan.
Insiden itu berlangsung pada Rabu 20 Agustus 2025 malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat kejadian, korban bernama Medianto dan istrinya tengah beristirahat di pondok kebun milik mereka.
BACA JUGA: Tren Motor Klasik, Gaya Retro yang Kembali Diminati Anak Muda
Ketenangan malam berubah mencekam ketika terdengar ketukan keras di pintu, disertai teriakan seseorang dari luar .
“Wak keluar dulu, puput kecelakaan,” ujar seseorang dari luar pondok korban.
Merasa panggilan tersebut datang dari orang yang mengenalnya, Medianto membuka pintu tanpa curiga.
Namun, alih-alih mendapati kerabat atau tetangga, lima pria bertopeng langsung menghadang.
Tanpa basa-basi, pasutri itu disekap dan diikat, membuat mereka tak berdaya.
Dengan leluasa, komplotan ini menggasak seluruh harta berharga yang tersimpan di pondok kebun.
Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 64 juta, meliputi 18 karung kopi, uang tunai Rp 7 juta, emas seberat 10 gram, serta sebuah ponsel OPPO A3S.
BACA JUGA: Bersalaman Setelah Shalat, Sunnah Rasulullah SAW: Simak Dalilnya di Sini
Setelah para pelaku kabur meninggalkan lokasi, Medianto dan istrinya berhasil melepaskan diri dari ikatan.
Mereka lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Kepolisian pun langsung turun tangan.
Dikutip dari Camkohatv.id, Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak membenarkan kejadian dan memastikan tim gabungan dari Satreskrim Polres dan Polsek Selupu Rejang sudah dikerahkan untuk memburu kawanan tersebut.
“Anggota sudah ke TKP dan saat ini memburu kawanan pelaku yang diduga kuat mengenali pasutri (korban) tersebut,” kata AKP. Sinar.
Kini polisi masih melakukan penyelidikan mendalam atas kasus tersebut.








