RBMEDIA.ID – Kasus kesehatan yang menimpa seorang balita di Kabupaten Seluma kembali mengguncang perhatian publik.
Khaira Nur Sabrina (1 tahun 8 bulan), warga Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil, harus dirujuk ke RSUD M. Yunus Bengkulu setelah kondisi kesehatannya kian memperihatinkan.
Sebelumnya, Khaira telah mendapatkan perawatan di RSUD Tais.
Namun, dokter spesialis anak menilai penanganan lebih lanjut hanya bisa dilakukan di rumah sakit rujukan provinsi.
“Iya, di rujuk hari ke RSUD M. Yunus Bengkulu,” kata ayah Khaira, Prengki dikutip KORANRB.ID.
Tidak hanya Khaira, sang kakak Aprilia (4) juga masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tais.
BACA JUGA: Geger di Seluma! Bocah 1,8 Tahun Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung
Jika kondisi memungkinkan, Aprilia pun akan ikut dirujuk ke RSUD M. Yunus untuk mendapat penanganan yang lebih komprehensif.
Menanggapi kasus ini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Seluma, Mazda, menegaskan pihaknya segera melakukan penyelidikan menyeluruh.
“Atas kasus ini, kami akan melakukan investigasi dan croscek ke lapangan, berkaitan dengan kediaman keluarga pasien dengan melibatkan pihak Puskesmas Sukamerindu dan kader Posyandu,” jelas Mazda.
Menurutnya, Khaira awalnya mengalami demam tinggi, batuk berdahak, dan gelisah dengan dugaan infeksi paru-paru.
Meski sempat dirawat, kondisinya berulang memburuk pada malam hingga pagi hari, sehingga rujukan menjadi pilihan terbaik.
BACA JUGA: Tasya Farasya Resmi Gugat Cerai Ahmad Assegaf, Sidang Perdana Digelar 24 September
Sementara itu, Prengki mengaku rutin membawa anak-anaknya ke Posyandu untuk imunisasi dan obat cacing.
Namun, ia juga mengungkapkan adanya faktor lingkungan di sekitar rumah yang mungkin memengaruhi kesehatan anak-anaknya.
“Kami sore kemarin diantar ambulan Puskesmas, anak kami awalnya demam tinggi, pas dirawat di RSUD Tais baru tahu kondisinya, kalau di rumah saya ada ternak ayam kampung,” ujarnya.








