BENGKULU, RBMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu semakin gencar mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Bengkulu–Muara Enim.
Proyek strategis nasional ini diyakini menjadi pilar utama penggerak roda perekonomian daerah sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Raden Agung Denni, menegaskan bahwa rute baru JTTS akan memberi dampak lebih besar dibanding sebelumnya.
“Perubahan rute tol saat ini justru memberi dampak positif. Tol yang terhubung ke Pulau Baai akan membuka akses besar bagi investasi dan perdagangan,” ujarnya dikutip dari KORANRB.ID.
Infrastruktur Terpadu Jadi Prioritas
Pemprov Bengkulu memastikan bahwa pembangunan tol akan terkoneksi langsung dengan Pelabuhan Pulau Baai.
Dengan begitu, arus barang dan jasa dari darat, laut, hingga udara dapat berjalan lebih lancar.
Menurut Denni, pembangunan bandara dan normalisasi alur pelabuhan juga masuk prioritas pemerintah daerah.
“Gubernur Helmi Hasan juga fokus pada pembangunan jalan dan jembatan tiga tahun ke depan, agar lalu lintas distribusi semakin lancar,” jelasnya.
Sejalan dengan itu, peningkatan Bandara Fatmawati sudah dimulai, sementara normalisasi Pelabuhan Pulau Baai terus didorong agar mampu melayani volume perdagangan yang lebih besar.
Dengan dukungan infrastruktur terpadu, pemerintah optimistis Bengkulu akan menjadi pintu masuk ekonomi baru di wilayah barat Sumatra.
Stabilitas Ekonomi Jadi Modal Awal
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu, Wahyu Yuana Hidayat, menilai kondisi makro ekonomi daerah saat ini cukup stabil.
“Inflasi masih terkendali, dengan pertumbuhan ekonomi tercatat 4,99 persen. Namun angka ini belum cukup, kita harus mendorong segala potensi agar bisa melampaui target,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, SE, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur transportasi.
“Target Presiden Prabowo Subianto sebesar 8 persen di 2029 harus kita dukung dengan formula yang tepat. Bengkulu memiliki kekuatan, tinggal bagaimana mendorongnya dengan serius,” tegasnya.
BACA JUGA : Soraya Intercine Films Rilis Teaser ‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’
Perubahan Rute Disambut Positif
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan perubahan rute JTTS Bengkulu–Muara Enim akan dikomunikasikan bersama Pemprov Bengkulu dan kementerian terkait.
Rute ini diubah dari Lubuklinggau–Bengkulu menjadi Muara Enim–Bengkulu.
Menanggapi hal itu, Gubernur Helmi Hasan menyambut baik keputusan pemerintah pusat.
“Kami berharap oleh-oleh dari Pak Menko AHY untuk segera mengatasi persoalan infrastruktur di Bengkulu,” katanya.
Helmi juga menegaskan bahwa koneksi tol dengan Pelabuhan Pulau Baai akan memberi keuntungan besar.
“Terkoneksi langsung ke Pelabuhan Pulau Baai sekaligus dapat memberikan dampak yang cukup baik untuk ekonomi daerah,” jelasnya.
Dengan percepatan pembangunan tol, bandara, dan pelabuhan, Pemprov Bengkulu optimistis dapat mewujudkan transformasi ekonomi, membuka investasi baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.








