RBMEDIA.ID, BENGKULU – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Bengkulu masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Meskipun sejumlah pelaku berhasil ditangkap jajaran Polresta Bengkulu dan Polsek jajaran, tingkat kejahatan serupa belum menunjukkan penurunan yang signifikan.
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, S.Sos, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan aktif melapor jika menjadi korban curanmor.
Menurutnya, pelaporan cepat sangat menentukan keberhasilan polisi dalam melacak dan menemukan kembali kendaraan yang dicuri.
“Jika jadi korban curanmor, silakan lapor ke call center 110 kapan saja, atau langsung ke kantor polisi terdekat,” ujar Kapolresta Sudarno, dikutip dari KORANRB.ID, Minggu, 12 Oktober 2025.
BACA JUGA :Tak ke Sukamiskin, Eks Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Jalani Hukuman di Lapas Bengkulu
Laporan Cepat Kunci Pengungkapan Kasus
Kapolresta menjelaskan bahwa sebagian besar kendaraan curian yang berhasil ditemukan kembali adalah yang dilaporkan dalam waktu singkat setelah kejadian.
Keterlambatan pelaporan, kata dia, sering kali membuat barang bukti sulit dilacak karena kendaraan biasanya sudah dibawa keluar wilayah Kota Bengkulu.
“Kalau laporan disampaikan cepat, kami bisa langsung koordinasi dengan Polres Bengkulu Tengah, Kepahiang, dan Rejang Lebong untuk pemantauan kendaraan. Tapi kalau sudah satu-dua hari, biasanya barang bukti sudah dibawa ke luar provinsi,” jelasnya.
Dari catatan Polresta Bengkulu, mayoritas kasus curanmor yang berhasil diungkap merupakan laporan yang diterima kurang dari empat jam pascakejadian.
Karena itu, pihak kepolisian terus mengedukasi masyarakat agar segera menghubungi petugas jika kehilangan kendaraan, tanpa menunggu waktu lama.
Polresta Bengkulu Tangkap 3 Pelaku Curanmor
Dalam pengungkapan terbaru, tim gabungan Polresta Bengkulu bersama jajaran Polsek berhasil meringkus tiga pelaku curanmor yang telah beraksi di sembilan lokasi berbeda.
BACA JUGA :Polda Bengkulu Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi, 451 Liter Pertalite Disita
Para pelaku diketahui menggunakan mobil untuk melancarkan aksinya dan sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan.
“Ketiganya sudah kami amankan beserta barang bukti kendaraan dan peralatan yang digunakan untuk melakukan aksi pencurian,” terang Kapolresta.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau agar tidak sembarangan memarkirkan kendaraan, terutama di lokasi sepi atau tanpa pengawasan.
Penggunaan kunci ganda dan alat pengaman tambahan juga dianjurkan sebagai langkah pencegahan.
“Kami mengimbau warga agar menggunakan kunci ganda selain kunci setang untuk mencegah tindak pencurian,” tegasnya.
Langkah preventif dan kerja sama masyarakat diharapkan mampu menekan angka curanmor di Bengkulu.
Polresta Bengkulu juga berkomitmen memperkuat patroli malam dan memperluas sistem pengawasan di titik-titik rawan pencurian kendaraan bermotor.








