BENGKULU, RBMEDIA.ID – Cacar air merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang anak-anak.
Gejalanya berupa demam, munculnya bintil berisi cairan, hingga rasa gatal yang mengganggu.
Di masyarakat, masih banyak beredar mitos seputar penanganan cacar pada anak, salah satunya larangan untuk mandi.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan justru bisa menimbulkan masalah baru jika diikuti tanpa pemahaman medis.
Mandi Boleh, Asalkan dengan Cara Tepat
Banyak orang tua khawatir jika anak yang terkena cacar air mandi, maka bintil akan pecah atau infeksi menjadi lebih parah.
Kenyataannya, menjaga kebersihan tubuh justru penting untuk mempercepat pemulihan.
BACA JUGA : Jangan Salah! Air Kelapa Hijau Bukan Obat Cacar pada Anak
Mandi dengan air bersih dapat membantu mengurangi rasa gatal, mencegah kuman berkembang di kulit, sekaligus membuat anak merasa lebih nyaman.
Namun, mandi tetap perlu dilakukan dengan cara yang hati-hati.
Gunakan air hangat suam-suam kuku, jangan menggosok kulit terlalu keras, serta pilih sabun yang lembut dan tidak mengandung bahan kimia keras.
Setelah mandi, keringkan tubuh anak dengan cara menepuk perlahan menggunakan handuk lembut, bukan menggesek.
Langkah ini membantu mencegah pecahnya bintil dan mengurangi risiko infeksi sekunder.
Perawatan Tambahan agar Cepat Pulih
Selain mandi, orang tua juga perlu memberikan perawatan lain agar proses penyembuhan cacar lebih optimal.
Istirahat yang cukup menjadi kunci, karena tubuh anak membutuhkan energi untuk melawan infeksi.
Pastikan anak mendapat asupan makanan bergizi seimbang, kaya vitamin, serta cukup cairan agar daya tahan tubuh tetap kuat.
Rasa gatal akibat bintil cacar sering kali membuat anak ingin menggaruk.
Hal ini perlu dicegah karena bisa menyebabkan luka terbuka dan meninggalkan bekas.
Gunakan pakaian longgar berbahan lembut agar anak merasa nyaman.
Jika perlu, jaga kuku anak tetap pendek untuk mengurangi risiko luka saat tidak sengaja menggaruk kulit.
Selain itu, orang tua sebaiknya memantau kondisi anak secara berkala.
Jika muncul tanda bahaya seperti demam tinggi berkepanjangan, bintil yang bernanah, atau anak tampak lemas berlebihan, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
BACA JUGA : Khofifah Tegaskan: Tak Ada PHK Massal di Gudang Garam
Tindakan medis yang cepat dapat mencegah komplikasi serius.
Hindari Mitos yang Menyesatkan
Larangan mandi bagi anak penderita cacar air hanyalah salah satu dari sekian banyak mitos yang berkembang.
Ada juga yang menyarankan pemberian ramuan tradisional tanpa dasar medis yang jelas.
Alih-alih menyembuhkan, langkah tersebut bisa memperburuk kondisi anak.
Oleh karena itu, orang tua harus bijak dalam memilah informasi. Penanganan cacar air sebaiknya tetap mengacu pada panduan medis.
Dengan perawatan yang tepat, cacar air umumnya bisa sembuh dalam waktu 1–2 minggu tanpa menimbulkan masalah serius.








