BENGKULU, RBMEDIA.ID – Realisasi APBD Kabupaten Seluma tahun 2025 menunjukkan tren yang cukup menarik.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, sementara belanja modal justru seret.
Data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 24 September 2025 mencatat realisasi pendapatan daerah Seluma sebesar Rp581,20 miliar atau 50,02 persen dari pagu Rp1,16 triliun.
PAD menjadi catatan positif dengan realisasi Rp26,84 miliar atau 61 persen dari target Rp44,01 miliar.
BACA JUGA: APBD Provinsi Bengkulu 2025 Terserap 52 Persen per September
Pajak daerah bahkan sudah menyentuh 95,55 persen.
Namun, sisi lain menunjukkan persoalan serius.
Belanja daerah baru terealisasi Rp524,22 miliar atau 43,76 persen dari pagu Rp1,19 triliun.
Belanja modal hanya Rp11,12 miliar atau 8,43 persen dari Rp131,94 miliar.
Belanja pegawai menyerap porsi terbesar dengan realisasi Rp290,69 miliar atau 51,49 persen.
BACA JUGA: Pendapatan Naik, Belanja Modal Kaur 2025 Masih Lesu
Sedangkan belanja barang dan jasa baru 34 persen.
Belanja lainnya, terutama bantuan keuangan, justru paling tinggi dengan realisasi Rp129,56 miliar atau 62,48 persen.
Sementara itu, pembiayaan daerah belum bergerak optimal.
Dari target Rp38,09 miliar, realisasi baru Rp3,90 miliar atau 10,23 persen.
Kondisi ini memperlihatkan tantangan bagi Pemkab Seluma.
Meski pendapatan daerah cukup baik, rendahnya serapan belanja modal berpotensi menghambat pembangunan.








