RBMEDIA.ID – Upaya pencarian terhadap Jefri (20) pemuda yang hilang terseret arus deras Sungai Pasar Bengkulu, terus berlanjut dan memasuki hari kedua pada Kamis 11 September 2025.
Tim SAR gabungan bekerja tanpa henti, membagi diri ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperbesar peluang menemukan korban.
Kepala Kantor Basarnas Bengkulu, Muslikun Sodik melalui Humas Basarnas, Mega Maysilva mengatakan strategi pencarian dilakukan dengan membagi sektor area dan metode penyisiran.
Untuk SRU 1 bertugas menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet (LCR) dari titik kejadian ke arah hilir sejauh 2,5 kilometer.
SRU 2 yang beranggotakan penyelam diturunkan untuk menyusuri dasar sungai, terutama di titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.
BACA JUGA: DBH Kota Bengkulu 2025 Capai Rp3,82 Miliar
Serta SRU 3 melakukan pengawasan dari udara dengan dukungan teknologi drone untuk memperluas jangkauan pencarian.
“Korban belum ditemukan, sejak pagi hari ini tim sudah melakukan pencarian,” ungkap Mega.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini bermula saat Jefri dan rekannya, Riki, warga Kelurahan Kampung Kelawi, tengah memancing pada Rabu 10 September 2025 sore.
Keduanya mencoba menyeberangi sungai, namun derasnya arus membuat mereka kewalahan.
Dugaan kelelahan semakin memperburuk keadaan hingga akhirnya keduanya terseret arus.
Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung berusaha menolong.
BACA JUGA: Baru Satu Pendaftar Calon Rektor UINFAS 2026–2030
Riki berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.30 WIB, namun sayang nyawanya tak terselamatkan.
Sementara itu, Jefri hilang ditelan derasnya arus dan hingga kini belum ditemukan.
Hilangnya Jefri menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Banyak warga setempat ikut berjaga di tepian sungai, berharap ada kabar baik dari tim SAR.
Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilanjutkan dengan memaksimalkan seluruh potensi, baik peralatan modern maupun bantuan warga sekitar yang mengenal kondisi sungai dengan baik.








