KAUR, RBMEDIA.ID – Semangat kompetisi siswa madrasah di Kabupaten Kaur kembali diuji melalui ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat kabupaten.
Sebanyak 81 peserta dari MI, MTs, dan MA negeri menampilkan kemampuan terbaik mereka demi meraih tiket menuju OMI tingkat provinsi.
Kegiatan ini dipusatkan di MTsN 1 Kaur dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kaur, Drs. H. Muhamad Soleh, M.Pd, pada Selasa, 9 September 2025.
“OMI tingkat Kabupaten Kaur resmi dibuka, ada 82 peserta yang bersaing untuk menjadi yang terbaik untuk mendapatkan tiket OMI Provinsi nanti,” kata Soleh dikutip dari KORANRB.ID.
Mengasah Prestasi Lewat Sains dan Riset
Pada penyelenggaraan tahun ini, OMI mengusung dua bidang utama, yaitu sains dan riset.
BACA JUGA : UINFAS Bengkulu Cari Rektor Baru, Pendaftaran Masih Nihil
Bidang sains berfokus pada penguasaan akademik di berbagai mata pelajaran.
Sementara bidang riset mengedepankan kemampuan penelitian dan inovasi dengan mengintegrasikan nilai keislaman dan ilmu pengetahuan.
Menurut Soleh, lomba ini tidak hanya dimaksudkan untuk mencari pemenang.
Akan tetapi juga untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter Islami, dan siap menghadapi persaingan global.
“Tema lomba ada dua bidang sains dan riset. Para peserta diminta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di masing-masing jenjang yang diikuti,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa OMI merupakan wadah penting bagi siswa madrasah.
Selain sebagai ajang adu prestasi, kompetisi ini juga menjadi sarana untuk melatih mental, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan jiwa sportivitas.
Ajang Pembentukan Karakter Islami
Di hadapan para peserta, Soleh mengingatkan agar OMI tidak dipandang hanya sebatas perlombaan.
Ia berharap siswa mampu menghargai proses, menjunjung tinggi kejujuran, serta tidak takut akan kegagalan.
“Ini bukan cuma perlombaan belaka, namun juga wadah untuk mengasah kemampuan para siswa dalam mengembangkan diri mereka masing-masing,” tuturnya.
BACA JUGA :Sidak DPRD Rejang Lebong ke Dapur MBG Tuai Penolakan
Soleh juga percaya bahwa setiap pengalaman, baik kemenangan maupun kegagalan, akan menjadi bekal berharga bagi masa depan.
“Jaga sportivitas, OMI ini diharapkan dapat melahirkan generasi berprestasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Peserta Antusias, Kompetisi Berlangsung Tiga Hari
Kompetisi OMI Kabupaten Kaur berlangsung selama tiga hari, dari 9 hingga 11 September 2025.
Dari total 81 peserta, sebanyak 24 siswa berasal dari MI, 36 siswa dari MTs, 18 siswa dari MA, serta 3 siswa dari SMA Negeri.
Para peserta akan bersaing di berbagai cabang lomba yang telah ditentukan panitia.
Hasil dari kompetisi ini akan menentukan siapa saja yang berhak melaju ke tingkat provinsi untuk membawa nama baik madrasah dan daerah.
Dengan antusiasme yang tinggi, OMI 2025 di Kaur diharapkan dapat menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.








