RBMEDIA.ID, BENGKULU – Delapan peserta Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu dipastikan melangkah ke tahap assessment center di Jakarta.
Kepastian ini diperoleh setelah Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil akhir penulisan makalah yang digelar pekan lalu.
Menariknya, seluruh peserta yang mengikuti tahap penulisan makalah dinyatakan lulus dan akan mengikuti tahapan wawancara serta asesmen yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2025.
Tahapan ini menjadi penentu bagi siapa yang akan melangkah lebih jauh menuju kursi Sekda Provinsi Bengkulu.
Semua Peserta Lolos Tahapan Makalah
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi Hasan, S.STP, MM, menegaskan bahwa pelaksanaan tahapan penulisan makalah berjalan lancar dan transparan.
“Pansel telah menetapkan hasilnya, dan semua peserta dinyatakan lulus untuk melanjutkan ke tahap asesmen di Jakarta,” ujarnya dikutip dari KORANRB.ID, Minggu (12/10).
Penulisan makalah dilaksanakan di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu pada Jumat, 10 Oktober 2025. Setelah evaluasi, kedelapan peserta yang dinyatakan lolos antara lain:
1. Ir. Arif Gunadi, M.Si – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu
2. H. Hadianto, SE, MM, M.Si – Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu
3. Dr. H. Herwan Antoni, S.KM, M.Kes, M.Si – Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu
4. H. Mustarani Abidin, SH, M.Si – Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu
BACA JUGA:Tak ke Sukamiskin, Eks Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Jalani Hukuman di Lapas Bengkulu
5. Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bengkulu
6. Dr. Aulia Sofyan, S.Sos., M.Si – Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Legislatif Setjen DPR RI
7. Fitriansyah, S.STP, MM – Sekda Kabupaten Bengkulu Utara
8. Tajri Fauzan, S.KM, M.Si – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang
Tahap Asesmen Dilaksanakan di BKN Jakarta
Rusmayadi menjelaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti assessment center di Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, yang berlokasi di Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, Cililitan, Jakarta.
“Peserta yang tidak mengikuti asesmen otomatis dinyatakan gugur,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa panitia hanya menyediakan konsumsi selama kegiatan berlangsung, sedangkan akomodasi, transportasi, dan penginapan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
Rusmayadi juga menambahkan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung terbuka dan dapat diakses melalui laman resmi BKD Provinsi Bengkulu serta situs Asnkarier.
“Setiap perkembangan diumumkan secara transparan. Peserta wajib memantau informasi terbaru agar tidak tertinggal,” tambahnya.
Tahapan asesmen ini menjadi langkah krusial dalam menentukan calon Sekda definitif yang akan membantu Gubernur Bengkulu dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan pemerintahan daerah.
Dengan proses seleksi yang ketat dan transparan, Pemprov Bengkulu menargetkan agar pejabat terpilih nantinya benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan visi kuat untuk memperkuat birokrasi daerah.








