Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang mudah memaafkan cenderung memiliki tingkat stres dan kecemasan lebih rendah.
Pikiran yang tenang membantu otak memproduksi hormon kebahagiaan, seperti endorfin dan serotonin.
Dengan kata lain, memaafkan menjadi terapi alami yang efektif untuk menjaga ketenangan batin sekaligus mengurangi tekanan psikologis.
3. Membuka Jalan Menuju Kedamaian Hati
Kedamaian hati tidak mungkin hadir jika amarah masih menguasai diri.
Ketika kita memilih untuk memaafkan, ikatan dengan masa lalu pun terlepas.
Page 3 of 6