Layar merasakan dirinya seolah masuk ke dalam kehidupan romansa dan tragedi keluarganya.
Melalui nyanyian dan tarian, kisah itu merangkai perjalanan panjang sejarah film Indonesia, mulai dari era kolonial hingga masa kini.
Tidak berhenti di situ, hubungan antara Layar, Rintik, dan Denok pun perlahan tumbuh menjadi kisah romantis.
Kehidupan nyata mereka berbaur dengan melodrama masa lalu, menjadikan film ini sarat dengan emosi, cinta, serta refleksi.
Pada akhirnya, Siapa Dia tampil sebagai untaian kisah cinta lintas generasi yang dihidupkan melalui seni musikal.
Penantian Pecinta Film Musikal
Kehadiran Siapa Dia menandai evolusi baru dalam dunia perfilman Indonesia.