Ketenangan malam berubah mencekam ketika terdengar ketukan keras di pintu, disertai teriakan seseorang dari luar .
“Wak keluar dulu, puput kecelakaan,” ujar seseorang dari luar pondok korban.
Merasa panggilan tersebut datang dari orang yang mengenalnya, Medianto membuka pintu tanpa curiga.
Namun, alih-alih mendapati kerabat atau tetangga, lima pria bertopeng langsung menghadang.
Tanpa basa-basi, pasutri itu disekap dan diikat, membuat mereka tak berdaya.
Dengan leluasa, komplotan ini menggasak seluruh harta berharga yang tersimpan di pondok kebun.