BENGKULU, RBMEDIA.ID – Peristiwa memilukan terjadi di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, pada Sabtu (20/9/2025) sore.
Putri Indah Zahra Noviyanti (12), warga RT 30 RW 05, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Betungan.
Sementara rekannya, Keyla (10), yang juga ikut tenggelam, berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB.
Kedua anak tersebut tengah mandi di aliran Sungai Betungan, tidak jauh dari Tol Bengkulu–Taba Penanjung.
BACA JUGA : Longsor di Bengkulu Utara Timpa Rumah Warga, Satu Orang Luka
Tiba-tiba, keduanya terseret arus deras dan mulai tenggelam. Seorang warga yang melihat kejadian itu segera melakukan pertolongan.
Keyla berhasil diselamatkan, sedangkan Putri sempat hilang terbawa arus.
Setelah dilakukan pencarian selama dua jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Warga kemudian membawa Putri ke RSUD M Yunus Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun sayangnya, nyawa bocah malang tersebut tidak berhasil diselamatkan.
Pernyataan Lurah Betungan
Lurah Betungan, Nanto Sinarman, membenarkan peristiwa duka yang menimpa warganya.
“Iya, tadi sore kami terima kabar ada warga kami tenggelam. Itu kejadian pukul 17.00 WIB. Satu orang berhasil selamat, tetapi satu lagi meninggal dunia,” ujarnya dikutip dari KORANRB.ID.
Ia menambahkan, jenazah Putri sudah dibawa ke rumah duka setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
“Sekarang jenazah baru sampai, rencananya besok akan dimakamkan di pemakaman umum Betungan,” jelas Nanto.
Warga Diminta Waspada
Peristiwa ini menambah daftar kasus anak-anak yang tenggelam di wilayah Bengkulu.
Kondisi sungai yang berarus deras serta kurangnya pengawasan dari orang dewasa kerap menjadi penyebab utama tragedi serupa.
BACA JUGA : 103 Kasus HIV/AIDS di Bengkulu, Dinkes Ingatkan Ancaman Serius
Aparat setempat pun mengimbau agar warga lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di area yang berisiko tinggi.
Nanto menegaskan, kewaspadaan bersama sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Dua orang anak itu mandi dan tenggelam, satu ditemukan dan bisa diselamatkan, satu lagi meninggal. Ke depan, kita harapkan orang tua bisa lebih memperhatikan anak-anaknya,” tutupnya.
Kejadian tenggelamnya Putri menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya bermain di sekitar sungai.
Meski Keyla berhasil diselamatkan, kehilangan Putri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Betungan.
Hingga Minggu pagi, pihak keluarga sudah menyiapkan prosesi pemakaman di TPU Betungan.








