RBMEDIA.ID – Gelora semangat olahraga kembali menyala di Kota Bengkulu.
Polda Bengkulu resmi membuka Turnamen Futsal Kapolda Cup Season VII Satgas Anti Narkoba Sekolah (Sans), sebuah ajang olahraga yang menggabungkan sportivitas dengan misi besar memerangi narkoba di kalangan pelajar.
Acara tahunan ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar pada Selasa 26 Agustus 2025, bertepatan dengan momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-79 sekaligus Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Dengan mengangkat tema “Pemuda Berani, Tangguh, dan Menjunjung Tinggi Sportivitas”, turnamen ini menjadi simbol dorongan agar generasi muda tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kokoh dalam karakter.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, menekankan bahwa futsal bukan sekadar permainan.
Lebih jauh, olahraga ini bisa menjadi benteng anak muda dari bahaya narkoba dan perilaku menyimpang.
“Melalui kegiatan positif seperti turnamen futsal ini, kita ingin mengarahkan anak-anak kita agar menjauh dari narkoba, tawuran, maupun perilaku menyimpang lainnya. Olahraga bisa menjadi media untuk menanamkan disiplin, kebersamaan, dan semangat juang,” ujar Kapolda Bengkulu, Irjen Mardiyono.
Peserta tahun ini terbilang mencatat rekor tersendiri.
Ketua Umum Sans Provinsi Bengkulu, Dedi Haryadi, mengungkapkan bahwa antusiasme meningkat signifikan.
“Ini adalah seri ke-7 dan alhamdulillah tahun ini pergerakan peserta sangat banyak. Total ada 106 tim, terdiri dari 55 tim SMA/SMK/MA dan 51 tim SMP/MTs,” ungkap Dedi.
Menariknya, Kapolda Cup VII kali ini tidak hanya diramaikan tim dari Kota Bengkulu dan kabupaten sekitar, namun juga menjangkau lintas provinsi.
Sekolah-sekolah dari Jambi, Lubuk Linggau, hingga Pendopo turut ambil bagian.
Bahkan, partisipasi SMA Negeri 6 Enggano mendapat sorotan karena tetap hadir meski harus menempuh perjalanan panjang dengan kendala transportasi.
“Tahun ini kita gelar turnamen se-Sumatra. Alhamdulillah ada peserta dari Pendopo, Jambi, dan Lubuk Linggau. Kami juga mengapresiasi partisipasi SMA Negeri 6 Enggano yang ikut serta meski terkendala transportasi,” tambah Dedi.
Turnamen ini bukan hanya tentang perebutan gelar juara. Lebih jauh, kegiatan ini dimaksudkan untuk membentuk karakter generasi muda, mengalihkan energi mereka dari gadget maupun kegiatan negatif, sekaligus membangun solidaritas lintas daerah.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menyalurkan energi anak-anak ke hal yang positif. Dengan berolahraga, mereka bisa sedikit melupakan aktivitas bermain gadget, menjauhi narkoba, dan terhindar dari pengaruh negatif lainnya,” jelas Dedi.
Sebagai pemacu semangat, panitia menyiapkan hadiah total Rp15 juta untuk masing-masing kategori, baik tingkat SMP/MTs maupun SMA/SMK/MA.
Turnamen Futsal Kapolda Cup Season VII Satgas Anti Narkoba Sekolah (Sans) dibuka dengan pertandingan eksebisi antara Forkopimda plus vs tim PWI Provinsi Bengkulu.








